lintaswarta.co.id mengabarkan bahwa operasi pencarian besar-besaran telah dilancarkan di perairan Teluk Tomini, Provinsi Gorontalo. Sebuah kapal cepat atau speedboat yang mengangkut total 13 orang, termasuk 11 wisatawan mancanegara, dilaporkan hilang kontak sejak Jumat (24/7) lalu. Insiden ini memicu kekhawatiran mendalam, mengingat kapal tersebut tak kunjung tiba di tujuan setelah berlayar selama beberapa jam.
Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal, pada Sabtu (25/7) mengonfirmasi pengerahan KN SAR Bhisma. Kapal pencari ini, yang membawa personel tim Rescue Pos SAR Luwuk, telah bertolak menuju lokasi kejadian pada pukul 09.40 WITA. Diperkirakan, KN SAR Bhisma akan tiba di area pencarian pada malam hari, sekitar pukul 19.40 WITA, untuk memulai operasi SAR yang intensif. Pengerahan ini menjadi harapan utama bagi keluarga korban dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan.
Speedboat nahas itu diketahui memulai pelayarannya dari Tojo Una-una pada Jumat sekitar pukul 07.30 WITA, dengan tujuan Pelabuhan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Perkiraan waktu tiba seharusnya pukul 11.00 WITA. Namun, kekhawatiran muncul setelah hingga pukul 15.00 WITA kapal tersebut tak kunjung menampakkan diri. Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto, memperkirakan kapal telah berlayar sekitar 20 mil laut dari Tojo Una-una, dari total jarak 40 mil laut menuju Marisa.

Related Post
Sebelumnya, upaya pencarian pada Jumat malam sempat terkendala kondisi cuaca ekstrem. Gelombang laut yang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter membuat tim SAR gabungan belum dapat diterjunkan. "Cuaca malam ini tidak mendukung," ujar Heriyanto pada Jumat, mengindikasikan bahwa pencarian baru bisa dimulai secara optimal keesokan paginya. Situasi ini menambah tingkat kesulitan dalam menemukan keberadaan kapal dan para penumpangnya.
Daftar nama 13 individu yang berada di dalam speedboat tersebut telah dirilis. Mereka terdiri dari nakhoda Ferdiansyah (L/29) dan ABK Arif (L/27), serta sebelas wisatawan asing: Milan Kasik (L/55), Rani Permentier (P/30), Mathijs Sercu (L/29), Jelka Van Driesum (P/16), Hinke Van Deer (P/59), Roeland Van Driesum (L/61), Age Van Driesum (L/18), Matthias Prange (L/50), Celine Josette Menguy (P/52), Hector Fabio Prange (L/20), dan Ronny Josue Prange (L/13). Seluruh pihak berharap operasi pencarian ini segera membuahkan hasil dan membawa kabar baik bagi mereka yang menanti.









Tinggalkan komentar