Otak Normal Ingatan Hilang Ibu Korban Tak Puas

Harimurti

Otak Normal Ingatan Hilang Ibu Korban Tak Puas

lintaswarta.co.id, Jakarta – Kasus Febiona Purba (16), siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang diduga mengalami gangguan ingatan parah setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya pada 13 Agustus lalu, kini memasuki babak baru dengan hasil pemeriksaan medis yang memicu kontroversi. Meskipun hasil Electroencephalography (EEG) menunjukkan saraf otaknya normal, pihak keluarga justru menyuarakan ketidakpuasan mendalam.

Sekretaris Dinas Kesehatan Karo, Mardin Purba, menjelaskan bahwa pemeriksaan EEG, yang telah dilakukan dua kali di rumah sakit berbeda, secara konsisten menunjukkan aktivitas kelistrikan saraf otak Febiona berada dalam rentang normal. Namun, Mardin menegaskan bahwa tim medis tidak akan menghentikan penanganan karena Febiona masih mengeluhkan berbagai gejala, dan proses pendalaman kasus akan terus dilakukan secara cermat.

Otak Normal Ingatan Hilang Ibu Korban Tak Puas
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di sisi lain, Elvinus Lusiana Sitanggang (49), ibu korban, mengungkapkan rasa kecewanya. Ia mengaku tidak pernah menerima salinan fisik hasil EEG, melainkan hanya disampaikan secara lisan bahwa hasilnya normal. Elvinus merasa janggal dengan kondisi putrinya yang mengalami gangguan ingatan dan kesulitan berbicara, padahal dokter menyatakan tidak ada penyakit. Ia bahkan berencana mencari pengobatan alternatif dan telah diminta merekam video jika Febiona mengalami kejang di rumah.

COLLABMEDIANET

Hingga kini, Febiona masih mengalami muntah-muntah, meskipun keluhan kejang-kejangnya telah ditangani dengan pemberian obat. Siswi kelas XI SMK Bersama Berastagi ini telah menjalani serangkaian perawatan di berbagai rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan di RSUP H Adam Malik Medan.

Rosario Dorothy Simanjuntak, Humas RSUP H Adam Malik Medan, menyatakan bahwa tim dokter yang menangani Febiona belum dapat memberikan diagnosis pasti atau memastikan penyebab gangguan yang dialaminya, mengingat proses pemeriksaan masih berlangsung. Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Hamid Rijal Lubis, juga menegaskan pihaknya belum menerima laporan resmi dari RSUP H Adam Malik dan tidak akan mengambil kesimpulan dini.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memastikan bahwa kondisi Febiona terus berada dalam pemantauan ketat tim medis. Pemeriksaan komprehensif dilakukan untuk mengidentifikasi apakah gangguan yang dialami Febiona terkait dengan saraf, otonom, atau faktor medis lainnya. Pihaknya masih menantikan hasil final dan rekomendasi tindak lanjut dari para ahli.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar