Tragedi Lubang Tikus: 18 Tewas Terjebak Neraka Tambang!

Harimurti

Tragedi Lubang Tikus: 18 Tewas Terjebak Neraka Tambang!

Lintaswarta.co.id – Sebuah insiden memilukan mengguncang negara bagian Meghalaya, India timur laut, setelah ledakan dahsyat melanda sebuah tambang batu bara ilegal yang dikenal sebagai ‘lubang tikus’. Tragedi yang terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 waktu setempat ini, telah merenggut nyawa sedikitnya 18 pekerja, dengan kekhawatiran masih banyak korban lain yang terjebak di kedalaman tambang. Tim penyelamat dikerahkan pada Jumat, 6 Februari 2026, berpacu dengan waktu untuk mencari para korban di tengah kondisi yang berbahaya.

Ledakan maut tersebut berpusat di sebuah tambang jenis ‘lubang tikus’ yang terletak di distrik East Jaintia Hills. Manish Kumar, Wakil Komisaris Distrik setempat, menjelaskan kepada Reuters bahwa tambang-tambang semacam ini dicirikan oleh terowongan yang sangat sempit, seringkali hanya cukup untuk dilalui satu orang pekerja, menjadikannya sangat berbahaya dan rentan terhadap kecelakaan fatal.

Tragedi Lubang Tikus: 18 Tewas Terjebak Neraka Tambang!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Praktik penambangan ‘lubang tikus’ dulunya marak di wilayah timur laut India karena dianggap lebih hemat biaya dan mudah dioperasikan. Namun, metode ini terkenal sangat berbahaya lantaran minimnya standar keselamatan yang diterapkan, menjadikannya ladang kecelakaan yang kerap berujung pada kematian.

COLLABMEDIANET

Menyadari risiko besar yang ditimbulkan, Pemerintah India telah secara resmi melarang metode penambangan ini sejak tahun 2014. Larangan tersebut diberlakukan menyusul banyaknya korban jiwa yang berjatuhan serta dampak kerusakan lingkungan parah yang ditimbulkannya. Kendati demikian, aktivitas penambangan ilegal, termasuk jenis ‘lubang tikus’, dilaporkan masih terus berlangsung di beberapa wilayah, menantang regulasi pemerintah.

Data pemerintah federal menunjukkan gambaran suram: total 63 orang telah kehilangan nyawa akibat penambangan ‘lubang tikus’ ilegal di negara bagian Assam dan Meghalaya sejak tahun 2012. Angka ini menggarisbawahi skala masalah dan bahaya laten yang terus mengancam para pekerja tambang ilegal.

Insiden tragis di Meghalaya ini menambah daftar panjang kecelakaan serupa yang terus berulang dalam beberapa tahun terakhir, menjadi pengingat pahit akan bahaya yang mengintai di balik praktik penambangan ilegal.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar