lintaswarta.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri sebagai pucuk pimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Deklarasi penting ini disampaikan Gus Yahya saat tiba di lokasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU, yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu lalu.
Dengan nada mantap, Gus Yahya menyampaikan, "Saya siap, Insyaallah saya siap." Kesiapan ini, menurutnya, bukanlah keputusan yang diambil secara mendadak. Ia menegaskan bahwa niatnya untuk melanjutkan kepemimpinan telah terpatri sejak awal, didasari oleh komitmen untuk menuntaskan sejumlah agenda strategis organisasi yang dirasa masih belum rampung.
Gus Yahya menjelaskan, "Karena saya telah sejak awal menyampaikan bahwa saya memang melamar untuk mengerjakan sejumlah agenda. Agenda-agenda itu yang penting." Meskipun tidak merinci secara spesifik agenda-agenda tersebut, ia secara implisit meminta dukungan dan kesempatan untuk merampungkan visi dan misinya di periode kepemimpinan berikutnya. "Sekarang untuk menyelesaikan agenda-agenda itu saya meminta untuk diberikan kesempatan," imbuhnya.

Related Post
Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama sendiri dijadwalkan berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 Juni di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Rencananya, forum penting ini akan ditutup di STAI Pesantren Syaichona Cholil Bangkalan, Madura, pada 23 Juni, dengan kemungkinan kehadiran Presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai penutup acara.







Tinggalkan komentar