lintaswarta.co.id melaporkan insiden penembakan yang menyasar Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Asologaima di Kampung Kimbim, Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Senin pagi, sekitar pukul 06.00 WIT, ketika sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK) melancarkan serangan. Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, membenarkan kejadian tersebut, menyebut setidaknya sepuluh rentetan tembakan terdengar menggema ke arah bangunan Polsek.
Menanggapi serangan mendadak itu, personel Polsek Asologaima yang tengah bersiaga, didukung oleh Satuan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Brimob, segera meningkatkan kewaspadaan. Mereka dengan sigap merespons sumber suara tembakan, melakukan langkah-langkah pengamanan awal untuk melindungi markas dan diri mereka. Irjen Faizal menambahkan, tim dari Satgas Operasi Damai Cartenz yang berada di Pos Wamena juga langsung dikerahkan sebagai bala bantuan untuk memperkuat pengamanan di lokasi kejadian.
Berkat respons cepat aparat, situasi di sekitar Polsek Asologaima berangsur normal dan terkendali. Setelah penyisiran menyeluruh, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan lanjutan, memungkinkan aktivitas warga kembali berjalan seperti sediakala. Irjen Faizal Ramadhani menegaskan, hasil pengecekan awal menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari pihak personel kepolisian. Selain itu, bangunan Polsek Asologaima juga dipastikan tidak mengalami kerugian material akibat insiden tersebut.

Related Post
Untuk mengungkap pelaku di balik penembakan ini, personel Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Damai Cartenz memberikan dukungan penuh pada proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayawijaya. Tim penyidik telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata dan melakukan pemeriksaan mendalam di area yang diduga menjadi titik asal tembakan. Dari olah TKP, ditemukan jejak kaki serta sepuluh selongsong peluru berkaliber 5,56 milimeter. Seluruh barang bukti krusial ini telah diamankan oleh tim identifikasi Satreskrim Polres Jayawijaya guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Irjen Faizal menegaskan bahwa aparat di lapangan telah bertindak cepat dan terukur sejak awal insiden. Proses penanganan tidak berhenti pada respons darurat, melainkan terus berlanjut dengan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab. "Kami terus melakukan pendalaman berdasarkan temuan olah TKP dan keterangan yang kami peroleh di lapangan," pungkasnya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, mengingat proses penyelidikan masih terus berjalan.







Tinggalkan komentar