Prabowo Ungkap Perubahan Drastis Kabinet

Harimurti

Prabowo Ungkap Perubahan Drastis Kabinet

Lintaswarta.co.id melaporkan, Presiden terpilih Prabowo Subianto baru-baru ini melontarkan candaan yang menarik perhatian publik mengenai kondisi fisik para pembantunya di Kabinet Merah Putih. Dalam sebuah acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri yang berlangsung di Jakarta pada Minggu (28/6), Prabowo berkelakar bahwa masa jabatan sekitar 18 bulan tampaknya memberikan dampak signifikan pada penampilan rambut para menterinya. Kelakar ini memicu tawa hadirin sekaligus menunjukkan sisi humanis seorang pemimpin.

"Saya perhatikan beberapa pembantu saya waktu awal dilantik rambutnya masih bagus, setelah 18 bulan semakin botak itu," ujar Prabowo dengan nada bercanda. Ia secara spesifik menyoroti Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, yang disebutnya mengalami perubahan pada garis rambutnya. Tak hanya itu, Chief Operating Officer (COO) BPI, Danantara Dony Oskaria, juga tak luput dari sapaan humoris Prabowo. Sembari memuji kinerja Dony yang berhasil membuat perusahaan-perusahaan BUMN meraup laba, Prabowo kembali menyentil kondisi rambutnya. "Nah itu kan sudah mulai botak terus itu," canda Prabowo saat Dony berdiri menyambut sapaannya, disambut senyum dari audiens.

Prabowo Ungkap Perubahan Drastis Kabinet
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di luar candaan ringan tersebut, Prabowo juga menyampaikan harapannya untuk dapat lebih sering berinteraksi dengan kalangan akademisi dan para rektor. Ia mengungkapkan keinginannya untuk mengadakan pertemuan rutin setiap bulan dengan para pimpinan universitas, guna menyerap masukan dan gagasan-gagasan cerdas demi kemajuan bangsa. Prabowo menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap saran yang disampaikan. Ia bahkan berkelakar mengenai kemudahan akses bagi para profesor yang tinggal di sekitar Jakarta atau Bandung, berkat kemajuan transportasi seperti kereta cepat "Whoosh", yang memungkinkan mereka hadir di Jakarta dalam waktu singkat. "Saya butuh jumpa dengan orang-orang pintar," tegasnya, menekankan pentingnya kolaborasi dengan intelektual.

COLLABMEDIANET

Pernyataan Prabowo ini menunjukkan perpaduan antara gaya kepemimpinan yang santai dan humoris, namun tetap fokus pada esensi pembangunan dan pentingnya peran ilmu pengetahuan serta teknologi. Interaksi yang akrab dengan para pembantunya dan keinginan kuat untuk berdialog dengan akademisi mengindikasikan pendekatannya dalam memimpin pemerintahan ke depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar