Proyek Nuklir Raksasa Bangladesh Segera Beroperasi

Harimurti

Proyek Nuklir Raksasa Bangladesh Segera Beroperasi

lintaswarta.co.id – Bangladesh tengah bersiap memasuki era baru dalam pemenuhan energi nasional. Negara tetangga Indonesia ini dikabarkan selangkah lagi akan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) perdana mereka. Unit pertama dari fasilitas nuklir ambisius tersebut dijadwalkan akan segera tersambung ke jaringan listrik nasional pada akhir November mendatang.

Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh CEO Rosatom, raksasa teknologi nuklir asal Rusia, Aleksey Likhachev. Dalam kunjungannya ke Dhaka, Likhachev mengungkapkan bahwa persiapan teknis terus dikebut agar target pengoperasian tersebut dapat tercapai. Pengumuman ini disampaikan usai pertemuan intensif dengan Menteri Sains dan Teknologi Bangladesh, Fakir Mahbub Anam, guna membahas progres serta keamanan proyek strategis tersebut.

Proyek Nuklir Raksasa Bangladesh Segera Beroperasi
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Proyek yang dikenal dengan nama PLTN Rooppur ini merupakan salah satu proyek infrastruktur paling ambisius sekaligus termahal dalam sejarah pembangunan Bangladesh. Pembangunan fasilitas ini tidak lepas dari peran besar Rusia yang memberikan dukungan finansial masif. Moskow telah mengucurkan pinjaman negara senilai US$ 11,9 miliar atau setara dengan Rp 211,82 triliun untuk memastikan proyek ini berjalan lancar. Secara keseluruhan, total biaya yang dialokasikan untuk megaproyek ini diperkirakan menembus angka US$ 12,8 miliar atau sekitar Rp 227,84 triliun.

COLLABMEDIANET

Likhachev menegaskan bahwa tim spesialis dari Rusia tidak hanya berperan sebagai pembangun fisik, tetapi juga mendampingi para operator lokal di Bangladesh. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengoperasian pembangkit listrik tersebut berjalan secara efektif, stabil, dan yang paling utama adalah memenuhi standar keamanan nuklir yang ketat. Proses pengisian bahan bakar nuklir sendiri dilaporkan telah dimulai sejak April lalu.

Secara teknis, PLTN Rooppur terletak sekitar 160 kilometer dari ibu kota Dhaka. Fasilitas ini dirancang menggunakan dua unit reaktor canggih, di mana masing-masing reaktor memiliki kapasitas daya sebesar 1.200 megawatt (MW). Pada tahap awal pengoperasiannya nanti, unit pertama diproyeksikan akan menyuplai daya sekitar 300 MW ke jaringan listrik nasional.

Jika seluruh unit telah beroperasi secara maksimal, kehadiran PLTN ini akan menjadi tulang punggung energi bagi Bangladesh, dengan kemampuan memenuhi hingga 12 persen dari total kebutuhan listrik negara tersebut. Kemitraan antara Dhaka dan Moskow ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan simbol hubungan diplomatik yang kuat. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Bangladesh, Khalilur Rahman, bahkan menyebut proyek ini sebagai monumen kerja sama luar biasa antara kedua negara. Melalui dukungan teknologi dan pendanaan dari Rusia, Bangladesh kini tengah menatap masa depan energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar