Duka Bangsa: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Kecam Keras!

Harimurti

Duka Bangsa: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Kecam Keras!

Lintaswarta.co.id, Presiden terpilih Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Para pahlawan bangsa ini menjadi korban ledakan mematikan di tengah eskalasi serangan Israel yang tiada henti di wilayah tersebut.

Insiden tragis ini menambah daftar panjang personel Indonesia yang gugur dalam misi kemanusiaan. Ledakan yang merenggut nyawa para prajurit ini terjadi hanya beberapa hari setelah tiga personel Indonesia lainnya tewas dalam insiden terpisah di wilayah yang sama, memperburuk situasi keamanan yang kian memanas.

Duka Bangsa: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Kecam Keras!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Para prajurit yang gugur dalam menjalankan misi mulia di bawah bendera PBB tersebut adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (4/4/2026), Prabowo menyatakan, "Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon." Ia menambahkan kecaman keras, "Kami, saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa."

COLLABMEDIANET

Mantan Danjen Kopassus itu menegaskan komitmen negara untuk selalu menghormati dan mengenang jasa para pahlawan. "Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan," ujarnya. Prabowo juga menyerukan agar semangat menjaga perdamaian terus dilanjutkan dan tidak memberi ruang bagi pihak mana pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa.

Misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) mengonfirmasi bahwa ledakan terjadi di dalam fasilitas PBB dekat El Adeisse pada Jumat (3/4) sore waktu setempat. Tiga penjaga perdamaian dilaporkan terluka dan segera dilarikan ke rumah sakit, dengan dua di antaranya mengalami luka serius. Meskipun "asal-usul ledakan" belum dapat dipastikan, Pusat Informasi PBB di Jakarta membenarkan bahwa para penjaga perdamaian yang terluka adalah warga negara Indonesia.

Tragedi pada hari Jumat ini menambah daftar panjang korban dari kontingen Indonesia. Sebelumnya, pada 29 Maret, seorang penjaga perdamaian Indonesia gugur akibat ledakan proyektil di Lebanon selatan. Sehari setelahnya, dua prajurit Indonesia lainnya juga tewas saat konvoi logistik UNIFIL dihantam ledakan di wilayah yang sama. Wilayah Lebanon selatan sendiri telah menjadi ajang pertempuran sengit antara Israel dan kelompok Hizbullah sejak Lebanon terseret ke dalam konflik Timur Tengah pada 2 Maret. Sebuah sumber keamanan PBB yang berbicara secara anonim kepada AFP pada Selasa sebelumnya mengungkapkan bahwa tembakan dari tank Israel diduga menjadi penyebab ledakan yang menewaskan prajurit pada 29 Maret.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar