Rahasia Ganja Medis Terungkap? Riset BNN Berlanjut!

Harimurti

Rahasia Ganja Medis Terungkap? Riset BNN Berlanjut!

Informasi terbaru dari lintaswarta.co.id menyebutkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Marthinus Hukom, mengonfirmasi bahwa riset dan penelitian terkait potensi ganja untuk kepentingan medis masih terus berlanjut. Pernyataan ini disampaikan usai beliau memberikan kuliah umum di Universitas Udayana, Jimbaran, Bali. Hukom menekankan bahwa kajian ini mempertimbangkan berbagai aspek krusial, mulai dari moral dan kesehatan hingga ekonomi, sebelum mengambil kesimpulan.

Inisiatif penelitian ini, menurut Hukom, berawal dari permintaan DPR agar BNN memimpin riset tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa hasil riset yang positif sekalipun tidak serta merta akan membuka jalan bagi legalisasi ganja di Indonesia. Hukom secara tegas menyatakan penolakannya terhadap legalisasi ganja, menekankan pentingnya pertimbangan etis dan manfaat nyata sebelum mengambil langkah tersebut. Ia menjelaskan bahwa legalisasi akan memberikan ruang yang terlalu luas, sementara zat-zat berbahaya seperti narkoba harus diperlakukan dengan sangat hati-hati.

Rahasia Ganja Medis Terungkap? Riset BNN Berlanjut!
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Hukom menjelaskan bahwa riset yang dilakukan, salah satunya berkolaborasi dengan Universitas Udayana, bertujuan untuk membuktikan secara empiris manfaat ganja untuk kesehatan. Jika penelitian membuktikan manfaat medis ganja, maka pengaturan penggunaannya akan menjadi wewenang Kementerian Kesehatan, bukan BNN. Kata kunci yang ditekankan Hukom adalah "diatur", bukan "dilegalisasi". Ia menegaskan bahwa meskipun hasil riset menunjukkan potensi manfaat medis, hal itu tidak otomatis berarti ganja akan dibebaskan penggunaannya secara luas. Pengaturan yang ketat dan terkontrol akan menjadi prioritas utama jika memang ganja terbukti memiliki manfaat medis. Hukom pun mengarahkan pertanyaan lebih lanjut mengenai regulasi kepada Kementerian Kesehatan.

COLLABMEDIANET

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar