Rupiah Lewat! Ini 10 Mata Uang Paling Perkasa 2025!

Harimurti

Rupiah Lewat! Ini 10 Mata Uang Paling Perkasa 2025!

Lintaswarta.co.id melaporkan bahwa tahun 2025 menjadi saksi bisu keperkasaan sejumlah mata uang global yang berhasil menorehkan kinerja gemilang, bahkan mengungguli dominasi Dolar Amerika Serikat (AS). Fenomena ini menandai pergeseran signifikan dalam peta kekuatan finansial dunia, di mana mata uang dari berbagai belahan bumi menunjukkan ketahanan dan apresiasi yang luar biasa.

Kinerja impresif mata uang-mata uang tersebut tak lepas dari meredupnya indeks dolar AS (DXY) sepanjang tahun 2025. Pelemahan Dolar AS ini, yang dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap berakhirnya siklus kebijakan moneter ketat Federal Reserve (The Fed) dan potensi penurunan suku bunga secara bertahap, telah mengurangi tekanan eksternal pada pasar keuangan global. Kondisi ini membuka peluang bagi mata uang negara-negara dengan fundamental ekonomi yang kuat untuk mengapresiasi nilainya, sekaligus mengalihkan minat investor ke aset-aset berisiko, termasuk di pasar negara berkembang.

Rupiah Lewat! Ini 10 Mata Uang Paling Perkasa 2025!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Di tengah lanskap ekonomi global yang bergejolak namun menawarkan peluang, beberapa mata uang berhasil memanfaatkan momentum ini dengan mencatatkan penguatan luar biasa terhadap Dolar AS. Berdasarkan data komprehensif dari Refinitiv, yang dihitung sejak awal tahun hingga penutupan perdagangan 30 Desember 2025, berikut adalah daftar 10 mata uang dengan performa terbaik:

COLLABMEDIANET
  1. Rubel Rusia (RUB) Memimpin daftar sebagai mata uang paling perkasa, Rubel Rusia (RUB) mencatat kenaikan fenomenal sebesar 29,96% terhadap Dolar AS sepanjang tahun 2025. Dari posisi awal RUB 113,5 per Dolar AS di awal tahun, Rubel berhasil menguat signifikan hingga mencapai RUB 79,5 per Dolar AS pada penutupan tahun, menjadikannya jawara dalam pertarungan melawan mata uang Paman Sam.

  2. Cedi Gana (GHS) Di posisi kedua, Cedi Gana (GHS) tak kalah memukau dengan apresiasi sebesar 29,01% terhadap Dolar AS. Kurs Cedi yang semula berada di GHS 14,65 per Dolar AS pada awal tahun, berhasil menanjak tajam hingga GHS 10,40 per Dolar AS di akhir 2025, menunjukkan ketahanan ekonomi yang patut diperhitungkan.

  3. Franc Kongo (CDF) Menyusul di peringkat ketiga adalah Franc Kongo (CDF), yang membukukan penguatan impresif sebesar 22,09% sepanjang tahun. Dari level CDF 2.843 per Dolar AS di awal 2025, nilai tukar Franc Kongo melonjak menjadi CDF 2.215 per Dolar AS pada penutupan tahun.

  4. Kwacha Zambia (ZMW) Kwacha Zambia (ZMW) juga menunjukkan performa cemerlang dengan penguatan 20,22% terhadap Dolar AS. Mata uang ini bergerak dari ZMW 27,82 per Dolar AS di awal tahun menuju ZMW 22,38 per Dolar AS di penghujung 2025.

  5. Forint Hungaria (HUF) Memasuki paruh atas daftar, Forint Hungaria (HUF) berhasil menguat 17,3% terhadap Dolar AS. Kursnya beranjak dari HUF 397,39 per Dolar AS di awal tahun menjadi HUF 328,37 per Dolar AS di akhir periode.

  6. Krona Swedia (SEK) Di posisi keenam, Krona Swedia (SEK) menunjukkan penguatan solid sebesar 16,75%. Dari SEK 11,05 per Dolar AS, Krona berhasil menembus level SEK 9,19 per Dolar AS pada akhir 2025.

  7. Som Tajikistan (TJS) Som Tajikistan (TJS) menempati urutan ketujuh dengan penguatan 15,67% terhadap Dolar AS. Mata uang ini bergerak dari TJS 10,90 per Dolar AS di awal tahun menjadi TJS 9,23 per Dolar AS saat penutupan.

  8. Koruna Ceko (CZK) Koruna Ceko (CZK) juga tak mau ketinggalan, dengan apresiasi 15,18% terhadap Dolar AS. Kursnya bergeser dari CZK 24,328 per Dolar AS ke CZK 20,632 per Dolar AS di akhir 2025.

  9. Pound Suriah (SYP) Pound Suriah (SYP) mengamankan posisi kesembilan dengan penguatan 14,95%. Dari 13.000 per Dolar AS, Pound Suriah menguat signifikan menjadi 11.057 per Dolar AS di penghujung tahun.

  10. Peso Kolombia (COP) Melengkapi daftar sepuluh besar, Peso Kolombia (COP) menunjukkan penguatan 14,46%. Mata uang ini bergerak dari COP 4.401,96 per Dolar AS menjadi COP 3.772,5 per Dolar AS pada akhir tahun 2025.

Data ini menunjukkan dinamika pasar keuangan global yang terus berubah, di mana kekuatan Dolar AS tidak selalu mutlak, memberikan ruang bagi mata uang lain untuk bersinar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar