lintaswarta.co.id – Estafet kepemimpinan di tubuh PT PLN (Persero) resmi berganti. Melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Rabu malam (14/10/2026), Suroso Isnandar secara resmi ditunjuk untuk menduduki kursi Direktur Utama menggantikan Darmawan Prasodjo. Perubahan pucuk pimpinan ini menandai babak baru bagi perusahaan penyedia listrik negara tersebut dalam menghadapi tantangan energi masa depan.
Kepastian mengenai pergantian nahkoda PLN ini dikonfirmasi langsung oleh Komisaris Independen PLN, Andi Arief. Dalam keterangannya, Andi menjelaskan bahwa RUPS yang dimulai sejak pukul 18.30 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran direksi, komisaris, hingga perwakilan dari Badan Pengelola BUMN.
Menariknya, Suroso Isnandar tidak langsung melepaskan tanggung jawab lamanya. Andi Arief menyebutkan bahwa hingga ditemukan pengganti yang tepat, Suroso akan menjalankan peran ganda. Ia tetap memegang jabatan sebelumnya sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) sembari mengemban tugas sebagai Direktur Utama.

Related Post
"Benar, telah terjadi pergantian Direktur Utama. Pak Darmawan digantikan oleh Pak Suroso. Untuk sementara, Pak Suroso masih merangkap jabatan lamanya sampai ada pengganti baru," ujar Andi Arief saat memberikan keterangan kepada media.
Andi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Darmawan Prasodjo atas dedikasinya selama menjabat. Di bawah kepemimpinan Darmawan yang dimulai sejak Desember 2021, PLN dinilai telah melakukan berbagai transformasi signifikan. Kini, harapan besar diletakkan di pundak Suroso untuk melanjutkan tongkat estafet transformasi tersebut, terutama dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan nasional.
Suroso Isnandar bukanlah sosok asing di lingkungan PLN. Ia merupakan pejabat karier yang telah mendedikasikan lebih dari tiga dekade hidupnya untuk perusahaan listrik negara ini. Perjalanan kariernya sangat panjang, mulai dari posisi teknis hingga manajerial strategis. Beberapa posisi penting yang pernah ia lalui antara lain Kepala Unit Digital dan Teknologi Informasi, General Manager di berbagai unit operasi, hingga menjabat sebagai Vice President Perencanaan Sistem.
Secara akademis, Suroso memiliki latar belakang pendidikan yang sangat mumpuni di bidang teknik. Pria kelahiran Klaten, 12 Agustus 1971 ini merupakan lulusan Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1994. Ia kemudian memperdalam ilmu dengan meraih gelar Master of Science dalam bidang Power System Engineering and Management dari University of Abertay pada 1999, dan mencapai gelar Doktor Teknik Elektro dari ITB pada tahun 2025.
Keahliannya tidak hanya terbatas pada aspek teknis, tetapi juga manajemen risiko. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP). Selain aktif di PLN, Suroso juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI). Dengan kombinasi pengalaman lapangan yang kuat dan latar belakang pendidikan yang solid, Suroso diharapkan mampu membawa PLN menuju era energi bersih dan digitalisasi yang lebih matang.









Tinggalkan komentar