Terkuak! Erdogan: Israel Dalang Perang & Krisis Global!

Harimurti

Terkuak! Erdogan: Israel Dalang Perang & Krisis Global!

Lintaswarta.co.id, Jakarta – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melontarkan tudingan keras, menyebut pemerintah Israel sebagai aktor utama di balik "perang ilegal" yang berkecamuk dengan Iran. Konflik yang kini telah memasuki bulan kedua ini, menurut Erdogan, tidak hanya mengguncang stabilitas regional tetapi juga memicu krisis global, ditandai dengan lonjakan harga minyak pasca-penutupan Selat Hormuz.

Dalam pidatonya di hadapan kelompok parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di Ankara, Erdogan tidak ragu menunjuk Israel. "Pemerintah Israel memikul tanggung jawab utama atas perang ilegal ini, yang tidak hanya mengubah kawasan kita menjadi zona konflik, tetapi juga telah membebani perekonomian seluruh umat manusia," tegas Erdogan pada Rabu (1/4) waktu setempat, sebagaimana dilansir Anadolu.

Terkuak! Erdogan: Israel Dalang Perang & Krisis Global!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Ia juga secara terang-terangan menyinggung keuntungan politik yang didapat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dari situasi ini. "Jangan sampai dilupakan bahwa setiap tetes darah yang tertumpah dalam perang akan memperpanjang kelangsungan politik Netanyahu," imbuhnya.

COLLABMEDIANET

Erdogan menggarisbawahi bahwa konflik yang pecah sejak 28 Februari itu kini telah memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan. Turki, lanjutnya, berupaya keras untuk tidak terseret lebih jauh ke dalam pusaran konflik. "Di antara bahaya utama yang dihadapi wilayah kita bukan hanya perpanjangan perang, tetapi juga risiko berkembangnya menjadi konflik regional yang lebih luas," papar Erdogan. Ia menambahkan, serangan balasan yang menyasar sektor energi, transportasi, dan infrastruktur sipil semakin meningkatkan potensi eskalasi yang tidak diinginkan.

Dalam upaya meredakan ketegangan, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dilaporkan telah menghadiri pertemuan empat negara di Islamabad, bersama perwakilan dari Arab Saudi, Mesir, dan Pakistan. Pertemuan tersebut fokus membahas kekhawatiran bersama serta langkah-langkah konkret untuk mengakhiri peperangan. Selain itu, Menteri Pertahanan Nasional Yasar Guler dan Kepala Organisasi Intelijen Nasional Ibrahim Kalin juga disebut tengah menjalankan upaya intensif di bidang masing-masing.

Erdogan menegaskan kembali urgensi pembukaan ruang diplomasi guna menghentikan konflik. "Jika ada secercah harapan untuk mengakhiri pertumpahan darah, untuk mengeringkan air mata, dan untuk membungkam senjata, adalah tugas kita untuk meraihnya," pungkasnya. Ia menekankan bahwa peperangan sama sekali tidak sejalan dengan upaya menjaga perdamaian global. "Diplomasi, dialog, dan kompromi adalah alat terbaik yang tersedia untuk keluar dari kebuntuan ini," ujar Erdogan, seraya berharap jalan menuju perdamaian dapat segera terbuka tanpa pertumpahan darah lebih lanjut.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar