lintaswarta.co.id melaporkan bahwa Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menetapkan dua belas orang sebagai tersangka sehubungan dengan insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda provinsi tersebut. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, pada Selasa (18/8), yang menegaskan bahwa setiap kejadian karhutla tidak akan berhenti pada upaya pemadaman semata, melainkan akan ditelusuri secara mendalam untuk mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab.
"Sampai dengan saat ini, ada sekitar 12 individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka tersebar di beberapa wilayah hukum polres di Kalteng," ujar Irjen Iwan, dikutip dari detikKalimantan. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak pelaku pembakaran lahan secara ilegal.
Kapolda Iwan Kurniawan juga menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Upaya pencegahan, menurutnya, tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah atau Satuan Tugas Karhutla. Kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sembarangan menjadi kunci utama. "Inisiatif ini harus dilakukan bersama-sama dengan masyarakat, bukan hanya diserahkan kepada pemerintah," tegasnya.

Related Post
Lebih lanjut, kepolisian berkomitmen untuk mengedepankan langkah penegakan hukum terhadap setiap peristiwa kebakaran. Penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan pemicu kebakaran dan mengidentifikasi individu atau kelompok yang diduga terlibat. "Prinsipnya, semua kasus karhutla di Kalimantan Tengah akan kami selidiki secara tuntas," tambahnya.
Penetapan belasan tersangka ini, menurut Irjen Iwan, merupakan bukti nyata bahwa penanganan karhutla di Kalteng tidak hanya berfokus pada aspek pemadaman dan pencegahan. Tindakan hukum tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar hukum dengan melakukan pembakaran. Ia pun kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan secara sembarangan dan mengajak seluruh komponen untuk bersatu mencegah meluasnya titik api. "Pesan saya, mari kita jaga bersama agar karhutla di Kalteng tidak semakin parah," pungkasnya.







Tinggalkan komentar