Sangihe Bergetar Hebat Warga Gorontalo Panik Tsunami

Harimurti

Sangihe Bergetar Hebat Warga Gorontalo Panik Tsunami

lintaswarta.co.id melaporkan, gempa bumi susulan berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin pagi. Getaran kuat dari pusat gempa di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, terasa hingga ke Kabupaten Gorontalo Utara, memicu kekhawatiran di kalangan warga. Peringatan dini tsunami dilaporkan masih berlaku, menambah ketegangan di daerah pesisir.

Dr. Andri Wijaya, Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, mengonfirmasi bahwa episentrum gempa berada di Tahuna. Ia menambahkan bahwa status peringatan tsunami saat ini masih berada pada level Peringatan Dini (PD) 3, menandakan perlunya kewaspadaan tinggi bagi masyarakat pesisir yang berpotensi terdampak.

Sangihe Bergetar Hebat Warga Gorontalo Panik Tsunami
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Keresahan melanda warga Gorontalo Utara. Hamid Rauf, seorang pedagang ikan keliling di Dusun Pelabuhan Desa Katialada, Kecamatan Kwandang, mengaku sempat dilanda kepanikan. "Kami takut dengan adanya peringatan tsunami. Saya sempat menghentikan aktivitas untuk berdoa, apalagi sempat merasa pusing dan khawatir," tuturnya, menggambarkan suasana mencekam yang sempat terjadi.

COLLABMEDIANET

Sementara itu, Iskandar, warga lain di pesisir Pelabuhan Kwandang, menyatakan bahwa sebagian masyarakat telah memulai evakuasi mandiri. "Informasi terkait siaga status tsunami membuat warga tidak menunggu lagi informasi lanjutan dari pemerintah. Mereka telah berangsur-angsur melakukan evakuasi mandiri tanpa kepanikan berlebihan," jelasnya, menunjukkan respons cepat namun teratur dari komunitas.

Dampak gempa juga terasa di sektor pendidikan. Ervina, guru di SMA Negeri 1 Gorontalo Utara, mengungkapkan bahwa pihak sekolah segera memulangkan seluruh siswa. "Bel panjang telah dibunyikan sebagai tanda anak-anak dapat pulang ke rumah, mengingat banyak orang tua menghubungi kami selaku wali kelas untuk menyampaikan informasi terkini di sekolah. Alhamdulillah lingkungan sekolah kondusif, namun anak-anak sudah dipulangkan demi keamanan," kata Ervina, memastikan keselamatan para pelajar menjadi prioritas utama.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar