Lintaswarta.co.id melaporkan, Amerika Serikat kembali dihantam bencana alam dahsyat. Ratusan ribu penduduk di negara bagian Mississippi dan Tennessee kini hidup dalam kegelapan dan kedinginan ekstrem, menyusul terjangan Badai Musim Dingin Fern. Badai ini membawa hujan es parah dan suhu beku yang melumpuhkan infrastruktur listrik di wilayah Selatan AS.
Data terbaru menunjukkan, hingga Selasa pagi waktu setempat, lebih dari 400.000 pelanggan di kedua negara bagian tersebut masih tanpa aliran listrik. Di Tennessee saja, sekitar 175.000 rumah tangga terdampak, dengan hampir 120.000 di antaranya berada di wilayah Nashville dan Davidson County. Badai Fern telah menyebabkan lapisan es tebal yang menumbangkan pohon-pohon besar, memutuskan kabel-kabel listrik, serta membuat banyak ruas jalan tidak dapat dilalui, tepat saat udara Arktik menyelimuti kawasan tersebut.
Pejabat Mississippi memperingatkan bahwa pemulihan listrik bisa memakan waktu hingga akhir pekan. Kerusakan infrastruktur dilaporkan sangat parah, dengan ratusan tiang listrik patah dan hampir seribu bentangan kabel putus di bagian barat negara bagian itu. Manajemen Darurat Tennessee mencatat setidaknya 189 tiang listrik tumbang akibat badai. Meskipun para petugas utilitas bekerja tanpa henti, hingga 14-16 jam sehari, upaya mereka terhambat oleh jalanan yang licin, suhu rendah, dan angin kencang yang terus-menerus.

Related Post
Dampak Badai Fern tidak hanya pada pasokan listrik. Badai ini telah memicu deklarasi keadaan darurat di setidaknya 18 negara bagian dan merenggut sedikitnya 29 nyawa, termasuk dua korban di Mississippi yang secara langsung terkait dengan dampak badai.
Badan Layanan Cuaca Nasional (NWS) memperingatkan bahwa bahaya belum sepenuhnya berakhir. Proses pencairan es di siang hari yang kemudian membeku kembali pada malam hari berpotensi menciptakan lapisan es baru, memperburuk kondisi jalan, dan memperlambat upaya pemulihan. Para ahli meteorologi memperkirakan suhu dingin ekstrem masih akan bertahan hingga awal Februari, meningkatkan risiko bagi warga yang masih belum mendapatkan kembali akses listrik dan pemanas.
Perusahaan utilitas di Mississippi dan Tennessee menyatakan komitmen mereka untuk terus bekerja keras dalam beberapa hari ke depan. Nashville Electric Service melaporkan timnya bekerja sepanjang malam, sementara Middle Tennessee Electric menyebut jumlah pelanggan tanpa listrik telah turun menjadi kurang dari 3.000 pelanggan. Meskipun ada sedikit kemajuan, perjuangan untuk mengembalikan kehidupan normal bagi ratusan ribu warga Amerika masih panjang dan penuh tantangan.








Tinggalkan komentar