AS Uji Rudal Nuklir, Rusia Beri Balasan Menohok!

Harimurti

AS Uji Rudal Nuklir, Rusia Beri Balasan Menohok!

Lintaswarta.co.id – Kremlin angkat bicara mengenai uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III yang dilakukan Amerika Serikat (AS). Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa Moskow telah menerima pemberitahuan dari Washington sebelum peluncuran rudal berkekuatan lebih dari 300 kiloton TNT itu.

Peskov menjelaskan kepada awak media bahwa pemberitahuan tersebut merupakan prosedur standar yang diwajibkan oleh peraturan internasional. Rudal Minuteman III termasuk dalam kategori persenjataan strategis yang harus diinformasikan kepada pihak lain sebelum pengujian dilakukan. "AS menginformasikan kepada Rusia mengenai niatnya untuk meluncurkan rudal balistik antarbenua Minuteman III sebelum diuji tembak," ujarnya.

AS Uji Rudal Nuklir, Rusia Beri Balasan Menohok!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lintaswarta.co.id – Lebih lanjut, Peskov mengisyaratkan bahwa meskipun terdapat perbedaan pandangan, saluran komunikasi dan protokol militer tingkat tinggi tetap dijaga oleh kedua negara adidaya nuklir tersebut. Hal ini ditegaskan setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan persiapan untuk pengujian nuklir penuh dan menuduh Rusia serta China melakukan "ledakan nuklir rahasia".

COLLABMEDIANET

Meski menunjukkan kepatuhan pada protokol, Peskov juga menekankan kemampuan militer Rusia. Menurutnya, Moskow saat ini tidak terlibat dalam perlombaan senjata, tetapi telah secara sistematis mengembangkan senjata strategisnya selama bertahun-tahun sesuai dengan visi jangka panjangnya. "Rusia saat ini memiliki triad nuklir paling modern di dunia," tegasnya, merujuk pada kemampuan peluncuran nuklir dari darat, laut, dan udara.

Lintaswarta.co.id – Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri telah mengklarifikasi bahwa Rusia hanya akan melanjutkan pengujian nuklir skala penuh sebagai tindakan pembalasan jika AS terlebih dahulu melanggar Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT). AS sendiri telah menerapkan moratorium uji coba nuklir eksplosif sejak tahun 1992.

Sebagai informasi tambahan, peluncuran Minuteman III, yang diberi nama GT 254 ini diprakarsai oleh Sistem Kendali Peluncuran Lintas Udara (Airborne Launch Control System). Ini merujuk ke sebuah sistem komando dan kendali cadangan untuk pasukan ICBM berbasis darat, dari pesawat E-6B Angkatan Laut AS untuk menguji efektivitas dan ketersediaan sistem secara berkelanjutan.

Lintaswarta.co.id – Letnan Kolonel Angkatan Udara AS Karrie Wray, komandan Skuadron Uji Terbang ke-576, menggambarkan GT 254 sebagai "penilaian komprehensif", yang memastikan keandalan dan akurasi sistem senjata ICBM secara berkelanjutan dengan mengumpulkan data "berharga". Uji coba ini dilakukan seiring AS memodernisasi pasukan ICBM-nya dengan mengganti rudal Minuteman III, yang telah beroperasi sejak tahun 1970.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar