Bencana Mengerikan! Mataram Terendam

Harimurti

Bencana Mengerikan! Mataram Terendam

Berdasarkan informasi dari lintaswarta.co.id, banjir bandang yang menerjang Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (6/7) lalu, telah menelan dua korban jiwa. Kedua korban, seorang pemuda bernama Tomi (30) dan seorang wanita paruh baya bernama Tuti Suriani (48), meninggal dunia akibat tersengat listrik di tengah genangan air. Tragedi ini menambah kepedihan warga Mataram yang tengah berjuang menghadapi banjir terparah dalam 40 tahun terakhir.

Kepala Kepolisian Resor Kota Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, membenarkan kabar duka tersebut. Tomi, warga Desa Batu Mekar, Lombok Barat, dan Tuti, warga Kelurahan Pejarakan Karya, Kota Mataram, ditemukan tak bernyawa setelah tersengat listrik. Camat Ampenan, Muzakkir Walad, menjelaskan kronologi meninggalnya Tuti. Saat hendak membeli tas di Jalan Lestari, Tuti tersengat listrik akibat kabel terbuka yang terendam air di dekat tiang lampu jalan.

Bencana Mengerikan! Mataram Terendam
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan keprihatinannya atas bencana ini. Ia menyebut banjir yang melanda Mataram sebagai yang terparah dalam empat dekade terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mencatat 7.676 kepala keluarga (KK) atau sekitar 30.681 jiwa terdampak banjir. Tiga sungai utama di Kota Mataram, Sungai Unus, Sungai Ancar, dan Sungai Brenyok, meluap akibat hujan deras selama enam jam.

COLLABMEDIANET

Dampak banjir juga dirasakan di sektor kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Lalu Hamzi Fikri, melaporkan 16 warga dilarikan ke rumah sakit akibat berbagai penyakit yang diperparah oleh kondisi banjir. Pihaknya juga mengantisipasi peningkatan kasus penyakit pasca-banjir, seperti diare, ISPA, penyakit kulit, dan demam berdarah dengue (DBD). Bencana ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam serupa di masa mendatang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar