Berita mengejutkan datang dari Istana. Informasi awal yang dilansir lintaswarta.co.id terkait rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk berkantor di Papua mendapat sambutan positif dari Presiden Joko Widodo. Jokowi menilai rencana tersebut sebagai langkah strategis yang mencerminkan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan penyelesaian berbagai permasalahan di tanah Papua. Pernyataan Jokowi ini disampaikan saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/7).
"Rencana tersebut harus dipersiapkan dengan matang agar seluruh daerah merasakan pembangunan. Saya kira ini sangat baik, bagus sekali," tegas Jokowi. Menurutnya, Papua memiliki posisi strategis bagi masa depan Indonesia, sehingga perhatian pemerintah perlu ditingkatkan dengan pendekatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Jokowi menekankan perlunya keseriusan dan pendekatan yang tepat sasaran untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Papua.
Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan bahwa penugasan khusus kepada Wapres untuk menangani isu Papua bukanlah hal baru. Hal serupa pernah dilakukan pada masa Wakil Presiden Ma’ruf Amin. "Wapres fokus ke Papua sudah sejak Pak Ma’ruf Amin, beliau memang kita berikan penugasan khusus untuk Papua," ujarnya.

Related Post
Sebelumnya, wacana Gibran berkantor di Papua mencuat dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Yusril sempat menyatakan kemungkinan adanya kantor Wapres di Papua. Namun, pernyataan tersebut kemudian diklarifikasi. Yusril menjelaskan bahwa yang akan berkantor di Papua adalah Sekretariat Badan Percepatan Pembangunan Otsus Papua, bukan Wapres Gibran. Ia menegaskan bahwa Wapres memiliki tugas konstitusional yang diatur dalam UUD 1945, dan tempat kedudukannya tetap di Ibu Kota Negara. Meskipun demikian, dukungan Jokowi terhadap rencana percepatan pembangunan di Papua tetap menjadi sorotan utama.









Tinggalkan komentar