Jerman Lumpuh! Mogok Awak Kabin Lufthansa Bikin Kacau Harimurti 11-04-2026 - 10.02 Lintaswarta.co.id – Sektor penerbangan Jerman dilanda kekacauan hebat pada Jumat (10/4/2026) lalu, menyusul aksi mogok
Perang Iran-AS Reda, Teluk Panik Cari Penjaga Baru! Harimurti 11-04-2026 - 04.02 Lintaswarta.co.id mengabarkan, gejolak pasca-konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memaksa negara-negara Teluk untuk
MIRAFORES MEMBARA! Ribuan Warga Lawan Polisi Demi Gaji! Harimurti 10-04-2026 - 22.02 Lintaswarta.co.id melaporkan, ketegangan memuncak di Caracas, Venezuela, pada Kamis (9/4/2026) ketika ribuan pekerja negara, serikat
Prabowo Murka: Harta Negara Dirampok, Ini Ultimatumnya! Harimurti 10-04-2026 - 16.02 Lintaswarta.co.id melaporkan, Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada seluruh jajarannya untuk bekerja lebih gigih
Ekonomi RI Melejit! ADB Ramal Tumbuh 5,2% di 2026! Harimurti 10-04-2026 - 10.02 Lintaswarta.co.id – Asian Development Bank (ADB) membawa angin segar bagi prospek ekonomi Indonesia. Dalam laporan
Skandal Petral: Dalang Korupsi Minyak Terkuak, DPO Dicari! Harimurti 10-04-2026 - 04.02 Lintaswarta.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (9/4/2026) mengumumkan penetapan tujuh tersangka dalam kasus dugaan
Geger THR 2026: Menaker Ungkap Ribuan Pelanggaran! Harimurti 09-04-2026 - 22.03 Lintaswarta.co.id, Jakarta – Gelombang laporan pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 mencuat ke
Kemenkeu Ambil Alih PNM, OJK Ungkap Peran Kunci! Harimurti 09-04-2026 - 16.02 Lintaswarta.co.id – Rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah
Gawat! Bank Dunia Ramal Ekonomi ASEAN Cs Melambat Drastis Harimurti 09-04-2026 - 10.02 Lintaswarta.co.id – Proyeksi ekonomi untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP), termasuk negara-negara di Asia
Bea Keluar Nikel Tak Goyah! Purbaya: Untung Diam Saja! Harimurti 09-04-2026 - 04.02 Lintaswarta.co.id, Jakarta – Pemerintah, melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dengan tegas menolak permohonan industri